"Aku bener - bener minta maaf, hari ini aku sibuk sekali, makanya aku enggak bisa mengucapkan apalagi merayakannya bersama kamu." katamu.
lalu hening membelah percakapan kita, tetesan air dari kran menemaninya.
lalu hening membelah percakapan kita, tetesan air dari kran menemaninya.
"Apakah menyisihkan 5 menitmu dalam 24 jammu adalah sebuah keberatan?" kilahku.
sesuatu dari mataku memberontak keluar--airmata.
kekecewaan.
"Maaf membuatmu kecewa, aku janji tahun depan tidak akan terjadi lagi" Jawabmu.
tut - tut -tut
"Maaf membuatmu kecewa, aku janji tahun depan tidak akan terjadi lagi" Jawabmu.
tut - tut -tut
Telpon terputus, aku memilih untuk mengakhiri percakapan ini.
darah dari nadiku masih mengucur mengikuti alurnya.
menuju ke lubang kamar mandi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar